Sepuluh aksara ini berasal dari 20 aksara yang dimurtikan, artinya disatukan kekuatannya hingga mempunyai sebab akibat yang sama antara yang ada di Alam dengan yang ada di tubuh kita (Buana agung kelawan buana alit),
Tata letak aksara di Buana Agung dan di Buana Alit:
Tata letak aksara di Buana Agung dan di Buana Alit:
- A dan Na dia mamurti menjadi Sang, di alam semesta merupakan kekuatan Tuhan yang berada di sebelah Timur, simbul warna yang kita gunakan adalah putih berkilauan, yang nantinya di dalam tubuh menempati posisi di Jantung.
- Ca dan Ra memurti menjadi Nang , di alam kekuatan Tuhan ini berada di sebelah Tenggara, dengan warna merah muda, dalam tubuh berada di Paru-paru.
- Ka dan Da memurti menjadi Bang, di alam kekuatan Tuhan ini berada di Selatan, berwarna Merah dan di dalam tubuh bertempat di dasar Hati.
- Ta dan Sa memurti menjadi Mang, di alam kekuatan Tuhan ini berada di Barat Daya, berwarna Jingga dan di dalam tubuh bertempat di Usus.
- Wa dan La memurti menjadi Tang, di alam kekuatan Tuhan ini berada di Barat,berwarna Kuning di dalam tubuh bertempat di Ginjal.
- Ma dan Ga memurti menjadi sing, di alam semesta kekuatan Tuhan ini berada diBarat Laut, berwarna Hijau didalam tubuh bertempat di Limpa.
- Ba dan Tha memurti menjadi Ang, di dalam alam Kekuatan Tuhan ini berada diUtara, berwarna Hitam di dalam tubuh bertempat di Empedu.
- Nga dan Pa memurti menjadi Wang, di alam kekuatan Tuhan ini bertempat di Timur Laut, berwarna Biru di dalam tubuh bertempat di Sekat Rongga Dada (diafragma).
- Dha dan Ja memurti menjadi Ing kemudian Ya dan Nya memurti menjadi Yang,keduannya adalah kekuatan Tuhan di alam bertempat di pusat alam (Bumi) denganwarna yang beragam (warna-warni) dan didalam tubuh bertempat di Hati bagian atas atau Puncak Hati.
Media yang kita gunakan dalam meditasi 10 aksara ini adalah aksara-aksara yang telah memurti seperti tersebut diatas, yaitu:
Sang, Bang, Tang, Ang, Ing.
Nang, Mang, Sing, Wang, Yang.
dan warna-warna yang mewakili masing-masing aksara di bayangkan sebagai pembungkus aksara-aksara itu dan menjadi ciri dari sifat-sifat Tuhan. Sesunggunya warna dan aksara tersebut sudah dipasupati hingga memiliki energi yang sangat dahsyat, hingga jika dilatih tanpa bimbingan langsung dihawatirkan akan berakibat buruk pada organ-organ tubuh kita, tapi sebaliknya jika dilatih dengan benar oleh pembimbing yang benar niscaya akan sangat bermanfaat untuk tubuh, menjadikan organ tubuh berfungsi dengan baik bahkan bisa dijadikan sebagai terapi pada salah satu organ yang mengalami masalah.
Ada sembilan lubang yang digunakan untuk menyerap energi dari alam yang sudah di pasupati menjadi warna dan aksara, lubang-lubang tersebut adalah:
Lubang Mulut, Lubang Telinga, Lubang Hidung Kiri dan Lubang Hidung Kanan, Mata, Ubun-ubun, Pusar, Alat Kemaluan dan Lubang Anus. Dari lubang-lubang inilah dengan kekuatan pikiran kita masukan satu persatu warna dan aksara sampai berada pada masing-masing organ tubuh yang disebutkan diatas.


sangat menarik..dados sareng melajah
BalasHapus